Memory Aceh
ola smua, gw lulusan arsitek dari Universitas Komputer Indonesia di Bandung, sebelum lulus kuliah n masih TA hal yang aku dambakan ialah jadi seorang arsitek, soalnya kerjaan arsitek punya tantangan tersendiri, mulai dari merancang sampai dengan membangun bangunan. Setelah sidang yudisium di umumkan n ternyata alhamdulilah lulus aku dapat tawaran kerja di Aceh dari temenku sekampus dlu (Namannya Eko) langsung aja aku menyetujui tawaran itu. Pertaman kali datang ke Aceh pikiranku sempat was-was (maklum Aceh masih status DOM) tapi bukan itu tujuanku datang kesini (Aceh), misiku hanya membantu para warga, masyarakat untuk merancang dalam skup desa setelah ada musibah tsunami pada tanggal 26 desember 2004. Banyak memory di Aceh, meskipun pada awalnya was-was tapi kalo kita tahu tentang budaya orang Aceh n kita bisa menghormati kebudayaan serta sifat orang Aceh, kita bisa enjoy dan tidak ingin lepas kultur mereka. Sudah satu setengah tahun aku di Aceh, sekarang aku bekerja di Jakarta tetapi masih berhubungan dengan tsunami. Moga memory Aceh bisa di wujudkan kembali, amin… salam buat smua teman, sahabat yang berada di Aceh n Nias, selamat berjuang…ok?

