MEMORY OF CC SERIES
Data yang saya miliki tentang loko uap seri CC yaitu lok uap CC10 tahun awal pembuatan 1918 (klo salah mohon di betulkan) dan lok uap CC50 dengan tahun pembuatan 1928. CC10 sampai dengan CC50 dibuat oleh Pabrik Werkspoor bekerjasama dengan pabrik Schweizerische Lokomotiv-und Maschinenfabrik(SLM), lok uap seri CC dioperasikan oleh Java Staats Spoorwegen (JSS), perbedaan lok uap seri CC ini tidak terlalu signifikan antara lain:
|
DATA TEKNIS |
SERI LOK |
|
|
CC10 |
CC50 |
|
|
|
|
|
|
SUSUNAN GANDAR |
2-6-6-0T |
2-6-6-0 |
|
SILINDER |
340 x 510 mm dan 520 x 510 mm (bertekanan rendah) |
420 x 610 mm dan 650 x 610 mm (bertekanan rendah) |
|
DIAMETER RODA |
1106 mm |
1106 mm |
|
TEKANAN KETEL |
12 kg/cm2 |
14.0 kg/cm2 |
|
TEKANAN TEMPERATUR |
135.20 m2 |
150.8 m2 |
|
BERAT LOKO |
58.1 ton |
73.5 ton |
Lok uap seri CC ini sebagian kecil bermarkas di Dipo Lokomotif Cibatu, Jawa Barat (3 lok) yang sering disebut dengan Mecca Of Mallet selain itu persebarannya di Dipo lok Purwokerto (10 Lok), Ambarawa (2 lok), Madiun (2 lok), dan Sidotopo (3 Lok). Seri CC dapat memacu lajunya dengan kecepatan maksimal sampai dengan 55 km/ jam dengan membawa rangkaian dengan berat maksimal 1300 ton dan dapat menikung radius 150 meter, selain itu lok seri CC dapat melahap jalur pegunungan di Tataran Priangan mulai dari Tasikmalaya – Bandung, Bandung – Purwakarta (pulang - pergi), lok uap yang bisa dibilang tiada tandingan dan bandingannya (kecuali kalah dengan lok uap seri DD). Antara tahun 1960 sampai dengan 1970-an masih bisa ditemui di daerah Cibatu, Jawa Barat. Setelah tahun 1970-an Lok Mallet seri CC telah memasuki pensiun dini, lok uap dengan seri CC10xx – CC40xx tidak diketahui keberadaannya, hanya lok uap seri CC 5001 sekarang berada di Museum Transportasi TMII, Jakarta dan lok uap seri CC 5029 sekarang berada di Museum Kereta Api Ambarawa, Jawa tengah. Bagi mereka yang tinggal di Amsterdam Belanda dan sekitarnya dapat menemui lok uap seri CC5022 (SS1622). Harapan saya (meskipun tidak terwujud atau tidak) kita bsa menghidupkan kembali salah satu dari mereka (CC5001/CC5029) untuk dijadikan aset bagi dunia perkereta apian, langkah dari Geoff Warren dan teman-teman Balai Yasa kereta api di Afrika Selatan yang menghidupkan kembali lok uap seri D.
